Tawon Berinsting Teknik


Written on 17 Februari 2012 – 22:14 | by vansibarani

Tawon kertas berisarang-tawonnsting teknik. Tawon kertas disebut sebagai pakar teknik. Mengapa sebutan itu cocok? Pikirkan: Sesuai namanya, tawon kertas membangun dan merawat sarangnya dari bahan kertas khusus yang ia buat sendiri. Serangga ini mengumpulkan serat-serat tanaman dan kayu lapuk dari berbagai tempat gelondongan, tiang pagar, tiang telepon, dan material bangunan.

Selanjutnya tawon mengunyah bahan yang kaya selulosa itu hingga tercampur dengan air liurnya yang lengket dan berprotein tinggi. Hasilnya adalah pasta yang, setelah kering, membentuk kertas yang ringan, kukuh, tetapi liat. Selain itu, air liurnya memiliki kandungan khusus yang memungkinkan kertas itu menghasilkan dan menyerap panas sehingga suhu dalam sarang eramnya bisa tetap stabil selama hari-hari yang dingin.

Tawon membangun sarangnya “kunyahan demi kunyahan”. Sarang yang sudah jadi berbentuk gugusan sekat-sekat heksagonal bertudung kertas kedap air. Heksagon, atau bentuk segi enam, menghasilkan struktur yang kuat dan hemat ruang. Tawon yang hidup di lingkungan yang lebih lembap cukup menambahkan lebih banyak air liur, karena air liurnya mempunyai kandungan bahan yang tahan air. Walau begitu, serangga ini memilih tempat yang cukup aman untuk bersarang. Dari tempat itu, sarang digelantungkan dengan sebuah tangkai, atau petiolus. Kertas buatan tawon ini pun ramah lingkungan, tidak seperti proses pembuatan kertas oleh manusia yang mencemari udara, air, dan tanah!

Sejumlah spesies tawon membangun sarang dari kertas. Sekat-sekatnya berfungsi sebagai kamar-kamar untuk telurnya yang berkembang menjadi larva.

Tidak heran, arsitek dan periset kini meneliti kertas buatan tawon ini guna menghasilkan material bangunan bermutu tinggi yang ringan, kuat, dan lebih lentur, dan bisa terurai.

Bagaimana menurut Anda? Apakah serangga yang otaknya kira-kira sebesar dua butir pasir bisa tahu cara pembuatan kertas dan arsitektur sarang dengan sendirinya? Atau apakah keahlian rekayasa kimia dan mekanika ini merupakan bukti adanya rancangan?

Cara Menjadi Bijak


Written on 20 September 2008 – 00:21 | by vansibarani

1. Nikmatilah Hidup Anda
Orang-orang bijak mengatakan bahwa hidup ini adalah suatu perjalanan yang harus dinikmati. Dan saat untuk menikmatinya adalah saat ini, bukan kemarin atau esok. Masa lalu telah menjadi sejarah, dan masa depan masih suatu misteri, namun saat ini adalah suatu karunia. Saat inilah yang betul-betul Anda miliki dan sedang Anda jalani. Hanya apabila Anda bisa menghargai dan menikmatinya, maka hidup Anda akan menjadi saat-saat yang membahagiakan.

2. Buatlah Hidup Anda Ringan
Setiap pagi, bangunlah dengan ucapan syukur untuk hari yang baru. Janganlah memulai hari Anda dengan keluhan agar sisa hari yang Anda jalani tidak kelabu. Hadapilah setiap tugas rutin dengan hati yang senang. Selesaikanlah setiap masalah dengan hati yang lapang. Usahakanlah untuk melakukan kegiatan yang dapat menyenangkan hati. Menjelang tidur, tinggalkanlah semua beban pikiran dan nikmatilah waktu istirahat agar esok Anda bangun dengan tubuh dan pikiran yang segar. Hidup ini ringan jika Anda membuatnya ringan, tapi hidup in berat jika Anda membuatnya berat.

3. Peliharalah Kesehatan Anda
Kesehatan adalah asset yang sangat berharga untuk meraih kebahagiaan. Bayangkan, betapa sulitnya Anda merasa bahagia ketika gigi Anda sakit atau ketika reumatik Anda kambuh. Rawatlah tubuh Anda, makanlah makanan bergizi, beristirahatlah yang secukupnya dan berolahragalah secara teratur.

4. Belajar Mensyukuri Apa Yang Anda Miliki
Kalau mau jujur, banyak sekali yang bisa Anda syukuri dalam hidup. Dan semakin mudah Anda mensyukurinya semakin dekat Anda dengan kebahagiaan. Ingatlah bahwa ketidakpuasan terhadap apa yang tidak Anda miliki adalah sumber ketidakbahagiaan.

5. Sayangi Diri Sendiri
Terimalah segala ketidak sempurnaan Anda tanpa kemarahan dan kebencian. Maafkanlah diri Anda setiap kali Anda sadar telah melakukan kesalahan. Berilah hadiah atau imbalan setiap kali Anda meraih keberhasilan sekecil apapun. Berusalah untuk selalu memberikan yang terbaik kepada diri sendiri.

6. Berjiwa Besar
Tidak ada gunanya memendam kemarahan, kebencian dan iri hati. Semua itu hanya membebani Anda dengan perasaan negative yang tidak menyenangkan. Belajarlah untuk memaafkan kesalahan orang lain, mengerti perasaan orang lain, mentolerir kelemahan orang lain dan menghargai prinsip orang lain yang berbeda dengan Anda.

7. Bersahabatlah
Meskipun tidak semua orang menjadi sahabat, namun Anda perlu memiliki beberapa orang sahabat dekat. Sahabat dapat membantu pertumbuhan kepribadian, sahabat bisa menjadi tampat untuk berbagi, bercermin dan belajar. Persahabatan yang sejati akan menciptakan nuansa-nuansa kebahagiaan dalam hidup Anda.

8. Buatlah Orang Lain Merasa Bahagia
Ulurkan tangan kepada orang yang memerlukan bantuan Anda, jadilah pendengar yang baik ketika orang lain mencurahkan isi hatinya, hiburlah orang yuang sedang dilanda kesusahan, dsb. Semua keabikan yang Anda perbuat akan memperkaya hidup Anda dengan pengalaman-pengalaman yang membahagiakan. Kebahagiaan datang pada saat Anda tidak mengejarnya untuk diri sendiri, melainkan pada saat Anda membagi-bagikannya.

9. Bersikap Optimis
Ketika Anda menghadapi masalah besar atau krisis, Anda dapat memilih untuk tetap bersikap optimis. Milikilah keyakinan bahwa badai pasti berlalu, keadaan akan menjadi lebih baik, persoalan akan terselesaikan. Anda bisa melihat kesukaran bukan sebagai batu sandungan yang menjatuhkan, tapi sebagai batu loncatan yang bisa membuat Anda naik atau sebagai ujian yang bisa membuat Anda lebih bijak. Optimisme bagaikan nyala api yang menemani Anda berjalan di kegelapan malam.

10. Percayalah & Serahkanlah Hidup Anda Pada Tuhan
Anda mempercayai Tuhan sebagai sumber kebahagiaan, serahkanlah hidup dan seluruh beban Anda kepada-Nya. Buatlah Dia tersenyum dengan berusaha mentaati-Nya. Semakin harmonis hubungan Anda dengan Tuhan, semakin harmonis hubungan dengan diri sendiri, maka semakin mudah Anda meraih kebahagiaan.

sumber: http://fly251287.wordpress.com

Tags:

Eni Kusuma


Written on 29 Agustus 2008 – 15:08 | by vansibarani

Belajar adalah Hak Saya!!!

Profesi sebagai pembantu rumah tangga atau TKW di negeri orang, sering dipandang sebelah mata. Sekalipun, mereka adalah penyumbang devisa negara yang tidak bisa disepelekan jumlahnya. Mereka punya peran untuk keluarga maupun bangsanya, walau penghargaan maupun perlindungan terhadap mereka sangatlah minim. Tak heran jika yang sering kita dengar adalah kisah-kisah pilu tentang tidak berdayanya para TKW ini. selengkapnya…

Prof. DR. KRHT Tarnama Sinambela Kusumonagoro


Written on 28 Agustus 2008 – 09:59 | by vansibarani

Anak Bangsa yang Pantang Menyerah
Dia potret anak bangsa yang terkenal gigih, ulet dan pantang menyerah hingga meraih sukses. Pengusaha, pendiri dan pemilik PT Sumber Batu Group ini, selain sukses sebagai pengusaha, juga sangat peduli pada pengembangan budaya, pendidikan dan kerohanian. Tak heran bila putera berdarah Batak ini memperoleh Gelar Kehormatan Kanjeng Raden Hario Tumenggung (KRHT) dari Keraton Solo, Surakarta, serta sejumlah penghargaan lainnya. selengkapnya…

Tags:

Mata Majemuk


Written on 15 Agustus 2008 – 03:01 | by vansibarani

“Struktur yang terdiri dari lapisan demi lapisan yang tersusun sempurna”. Itulah penjelasan Profesor Luke Lee dari University of California, AS, tentang mata majemuk yang dimiliki banyak serangga. Mata majemuk serangga tertentu, seperti lebah madu dan capung, terdiri dari banyak satuan optik, yang masing-masing tertuju ke arah yang berbeda. Gabungan dari gambar-gambar yang dihasilkan setiap lensa selengkapnya…

Tags: , ,

Bakkulluk!


Written on 8 Agustus 2008 – 16:49 | by vansibarani

Untuk kucingku yang selalu tidur manis, dan mengambil separuh tempat dudukku,  suka tidur telentang dan kepala agak dijatuhkan. Hehehheee…

Jika ada mahluk yang mencerahkanmu,  katakanlah padanya terima kasih - karena mereka bagian dari keberadaanmu. Ya, kita  patut bersyukur untuk semua ini. Meski tidak semua yang kita lihat, rasa dan dengar baik adanya. Patut bersyukur karena kita ambil bagian di dalamnya. Tidak menjadi batu.>

selengkapnya…

Noah and Ark – Fact or Myth?


Written on 2 Agustus 2008 – 15:51 | by vansibarani

Air Bah zaman Nuh terjadi lebih dari 4.000 ta­hun yang lalu. Maka, tidak ada saksi mata yang ma­sih hidup di bumi untuk menceritakannya kepada kita. Namun, ada catatan tertulis tentang benca­na tersebut, yang menyatakan bahwa banjir menu­tupi gunung tertinggi kala itu.

Dokumen sejarah itu berbunyi, “Air bah berlang sung hingga empat puluh hari di bumi … Air meli puti bumi sedemikian hebatnya sehingga menu tupi semua gunung tinggi yang ada di bawah seluruh langit. Sampai lima belas hasta [kira-kira 6,5 meter] air meliputinya dan menutupi gunung -gunung.”—Kejadian 7:17-20. selengkapnya…

Tags: , , ,

Hikmat Allah Tampak Jelas di Alam


Written on 2 Agustus 2008 – 15:48 | by vansibarani

“Dialah Pribadi yang mengajar kita lebih banyak hal daripada
binatang di bumi, dan Ia membuat kita lebih berhikmat bahkan daripada
makhluk-makhluk yang terbang di langit.”—Ayub 35:11.

BURUNG memiliki berbagai kesanggupan yang menakjub kan. Mereka bisa melakukan ma nuver di udara yang membuat iri para perancang pesawat. Bebera pa spesies menyeberangi samudra yang sepertinya tak berujung se jauh ribuan kilometer dan tiba per sis di tempat tujuan mereka. Burung mempunyai kesanggupan luar biasa lain lagi yang lebih jauh menying kapkan hikmat Penciptanya. kesanggupan berko munikasi melalui pekikan dan kicauan.

selengkapnya…

Tags: , , , ,

Foreigner dan Kita tentang Kasih


Written on 31 Juli 2008 – 10:07 | by vansibarani

I gotta take a little time, a little time to think things over, I better read between the lines
In case I need it when I’m older, In my life theres been heartache and pain
I dont know if I can face it again, >
selengkapnya…

Tags: , , , ,